Tim Dikbud Tanah Datar Ikuti Workshop Pendataan& Pencatatan WBTB

Padang, Jurnalminang.com. News&Web TV. Tim dari Bidang Kebudayaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kab. Tanah Datar kembali diundang untuk mengikuti workshop Pendataan dan Pendaftaran Warisan Budaya Tak Benda di Padang. Acara ini diangkat oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat mulai tgl 14 sd 16 September 2021 di Hotel Rocky Plaza, Jl. Permindo, Kota Padang.

Acara ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan Prov. Sumatera Barat Dra. Hj. Gemala Ranti, M Si. Kegiatan ini diikuti oleh 62 orang peserta dari seluruh kab dan kota se Sumatera Barat.

Tim dari Tanah Datar diikuti oleh Abrar Mukhlis, SE yang juga Kabid Kebudayaan. Kemudian ikut pula Ratna Dewi yang merupakan penggiat budaya dari Kemendikbudristek untuk wilayah kerja kab. Tanah Datar. Turut pula hadir Irwan Malin Basa yang merupakan Tim Ahli Cagar Budaya serta akademisi yang banyak mengkaji kebudayaan. Tim dilengkapi oleh seorang Anggota dari Bidang Kebudayaan Afwan, S.Sn yang bertugas untuk menginput data.

“Kita harus mengusulkan berbagi warisan budaya kita untuk didaftarkan menjadi WBTBI sehingga bisa diakui dan memberi dampak positif terhadap masyarakat” ujar Kadis Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat tersebut.

Untuk tahun depan Tanah Datar akan mengusulkan beberapa warisan budaya untuk didaftarkan menjadi WBTBI diantaranya: Randang baluik, samba lado tulang, alu katentong, osong Kapalo dan tarain.

Ada dua hal yang paling unik dan menarik lagi yang akan diusulkan yaitu sistem irigasi tradisional Minangkabau di Nagari Tuo Pariangan yang disebut Kungkuang dan yang satunya lagi yaitu Teknik Pewarna Alam Tradisional (maragi kain) yang sudah diujicobakan oleh Irwan Malin Basa menjadi warna alam untuk batik Pariangan. (Red.Jm).

Print Friendly, PDF & Email
banner 120x600