Sinergi Dikbud, Kominfo dan Penggiat Budaya Wujudkan Program Baru di Luak Nan Tuo

  • Bagikan
banner 468x60

Tanah Datar, Jurnal Minang.Com. News&Web TV. Berbagai inovasi dilakukan oleh penggiat budaya di Luak Nan Tuo untuk mengangkat Marwah budaya Minangkabau. Salah satu inovasi yang akan diluncurkan adalah program Autentik Budaya Minangkabau yang akan ditayangkan secara life melalui radio Pemda Tanah Datar, Podcast maupun channel YouTube dan medsos lainnya.

Hal ini sudah dimatangkan melalui FGD yang merupakan sinergi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kominfo, Penggiat budaya, Perwakilan nagari serta berbagai stakeholder lainnya yang dilakukan pada Selasa, 30 Maret 2021 di Bidang Kebudayaan kab. Tanah Datar.

banner 336x280

“Kami dari Dinas Kominfo siap untuk memfasilitasi kegiatan ini melalui berbagai media yang dikelola dan dibina oleh Dinas Kominfo Tanah Datar. Mari kita sinergikan seluruh potensi yang ada untuk mengangkat Marwah budaya kita ini” ujar Abrar Kadis Kominfo Tanah Datar yang juga didampingi oleh Bu Era dari Kominfo.

Sementara itu dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan hadir Kadis Riswandi, Kabid Kebudayaan Abrar Mukhlis dan beberapa orang Kasi di Dikbud Tanah Datar. “Ini adalah sebuah program baru untuk menggali potensi budaya, membangkitkan kesadaran budaya kita bersama serta mensosialisasikan seluruh budaya kita kepada seluruh lapisan masyarakat” terang Riswandi.

Program ini disusun dengan durasi dua kali sebulan dengan berbagai materi kebudayaan. “Narasumber akan kita datangkan dari berbagai kalangan yang memiliki kompetensi keilmuan tentang kebudayaan serta praktisi budaya yang ada” tambah Abrar Mukhlis Kabid Kebudayaan.

Seluruh peserta diskusi menyepakati inovasi kegiatan ini dan akan mulai tayang pada pukul 16.00 wib pada jadwal yang sudah ditetapkan. Stakeholder lain yang turut hadir adalah wali nagari Kumango yang juga penggiat budaya dan silek Kumango. Hadir pula camat, peneliti dan akademisi serta praktisi budaya.

Baca Juga :  LKAAM dan Polres Limapuluh Kota Sepakat Bersinergi Ciptakan Kamtibmas

Irwan Malin Basa yang juga sebagai penggiat dan peneliti kebudayaan mengatakan, “mengingat besarnya tugas bidang kebudayaan ini tentu tidak cukup dilaksanakan oleh satu Bidang Kebudayaan saja. Sudah seharusnya Tanah Datar memiliki Dinas Kebudayaan, atau Badan Kebudayaan sendiri yang lebih besar sehingga bisa bekerja secara profesional.”

Tapi setelah berbagai kegiatan kebudayaan ini berjalan tentu pemerintah daerah tidak akan tutup mata dan pasti memikirkan pemekaran dinas tersebut jika memang dibutuhkan. Pemda diharapkan benar benar serius memikirkan kebudayaan sehingga program ABS SBK tidak hanya sekedar jargon saja. (Red.Jm).

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan