Sikap Bijak PDIP Sumbar Terkait Ucapan Puan

  • Bagikan
banner 468x60

Padang, JurnalMinang.Com. Terkait hebohnya respon dari masyarakat Sumbar tentang pernyataan Puan Maharani beberapa hari belakangan ini, JurnalMinang mencoba menggali informasi  bagaimana sikap PDIP Sumbar tentang hal tersebut. Seorang politisi muda PDIP Sumbar Bung Dian Ihkwan, S.IP yang juga Ketua Umum Banteng Muda Sumbar memberikan pendapat yang sangat bijak. Termasuk seperti apa harapannya terhadap Puan Maharani yang sudah semakin matang di usia 47 tahun Yang dirayakan tgl 6 September kemaren.

Menurut pendapat Bung Dian bahwa PDIP Sumbar tetap merapatkan barisan seluruh kader mulai dari provinsi sampai ke tingkat kecamatan terkait mundurnya PDIP pada konstelasi pilkada gubernur Sumbar. Namun mereka tetap menunggu arahan berikutnya dari DPP. “Kader PDIP tetap solid walaupun banyak persoalan yang mengganggu akibat dinamika pilkada Sumbar ini” tegas Dian.

banner 336x280

Menyikapi pernyataan Puan Maharani yang menuai pro kontra Dian menjelaskan bahwa Puan Maharani bermaksud agar masyarakat Sumbar mempertahankan nilai nilai Pancasila serta meningkatkan jiwa pancasilaisme di tengah merebaknya isu dan konflik sektarian. Tidak ada tendensi tuduhan terhadap masyarakat Sumbar melainkan hanya himbauan saja.

Lebih jauh, Dian berharap agar masyarakat Sumbar memaknai pernyataan Puan Maharani tersebut sebagai sebuah “keluhan” anak kemenakan Minangkabau dari rantau terhadap kondisi kampung halamannya. “Puan Maharani adalah anak kemenakan orang Minang. Jika terjadi suatu kesalahan tentu sebaiknya dibimbing, bukan dihakimi secara masal” harap Dian.

“pemaknaan statement Puan Maharani tersebut sepertinya sengaja diplesetkan oleh oknum elit politik dan “digoreng” isunya oleh para buzzer lokal yang sudah disiapkan. Ini tentu karena ketidaksukaan beberapa pihak terhadap sepak terjang PDIP yang semakin hari semakin baik. Isu ini kemudian menggelinding sehingga menjadi sebuah wacana yang menimbulkan persepsi negatif kepada masyarakat terhadap PDIP” sesal Dian.

Baca Juga :  Chardinal Putra Jabat Kepala Ma'had Pertama

Menyikapi dinamika perpolitikan di pilkada gubernur Sumbar PDIP sudah mengambil sikap bersama pada tgl 5 September 2020 yaitu absen dan netral. Keputusan ini sudah disiarkan dan sudah disampaikan juga melalui tembusan kepada DPP PDIP.

Apakah puan Maharani perlu minta maaf terkait pernyataan tersebut? Dian mencoba menarik nafas panjang dan berujar  “Puan maharani tidak perlu minta maaf, karena pernyataan beliau sudah pada tempatnya, pesan beliau merupakan pesan gelisah seorang anak kamanakan di rantau kepada niniak mamak dan sanak saudara nya di ranah Minang, sekaligus menitipkan harapan beliau. (Red/JM).

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan