News  

Musnag Simpuruik Digelar, Anggota DPRD dari Dapil IV Turut Hadir

Tanah Datar, Jurnal Minang.com. News&Web TV. Perda Tata Ruang yang baru saja disahkan oleh DPRD Tanah Datar merupakan momentum yang strategis dalam peningkatan perekonomian Masyarakat Simpuruik, Kecamatan Sungai Tarab sehingga pembangunan Berkelanjutan dapat ditingkatkan.

Selama ini pelaksanaan pembangunan tersandung dengan Perda Tata Ruang yang mengakibatkan pembangunan fisik terutama perumahan tidak bisa mendapatkan PBG (Pesetujuan Bangunan Gedung) karena terbentur dengan Perda RTWH yang menyatakan tidak boleh dibangun karena kawanan basah dan berkelanjutan.

Demikian dikatakan Wakil Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra dalam sambutannya pada acara Musyawarah Nagari Simpuruik, Rabu 13 Juli 22 yang hadir bersama anggota DPRD lainya Drs.Azwar Rabain dan Nurhamdi Zahari, serta undangan lainnya.

Dikatakan, bahwa dengan telah disahkannya Perda RTRW Tanah Datar yang baru itu, maka kendala yang selama ini terjadi khususnya tentang perizinan sudah dapat dilakukan secara resmi dengan memenuhi persyaratan yang ditentukan.

Selain itu, kawasan yang selama ini tidak boleh dibangun seperti kawasan hijau atau lahan basah berkelanjutan Sijangek ke Sungai Tarab, kawasan Simpuruik ke Minang Kabau dan pengembangan kawasan kota dapat ditindaklanjuti ke depan tanpa halangan lagi, jadi para calon investor yang akan menanamkan investasinya di kawasan itu dapat diberikan izinya oleh Nagari, sehingga nagari Simpuruik sebagai kawasan terdepan dalam kota Batusangkar dapat lebih menggeliat lagi.

Untuk kelanjutan pembangunan fasilitas pelayanan di Nagari Simpuruik, Anton Yondra dan Azwar Rabain juga telah menyediakan anggaran dari pokirnya untuk pembangunan ruangan lantai tiga dan ruang Kerja Wali Nagari tahun ini.

Bupati Tanah Datar yang diwakili staf Ahli Bupati Ir.Desi Trikorina menyampaikan 10 Progul Bupati Tanah Datar yang akan menjadi prioritas pembangunan agar menjadi program strategis bagi Nagari Simpuruik sehingga program yang disusun Nagari dapat menuntaskan permasalahan ekonomi Masyarakat.

Baca Juga :  Makna Nomor Urut 2 Bagi Jon Enardi dan Syafrudin

Rencana Nagari Simpuruik membangun pasar Nagari di Katapiang dapat didukung oleh Pemerintah Daerah asalkan masalah K3 nya jadi perhatian yang serius dari Pemerintahan Nagari bersama masyarakat, sehingga jangan pasar itu justru menimbulkan gangguan lingkungan dan menjadi isu yang tidak baik bagi Nagari kedepannya. (KD/Red.Jm)

Print Friendly, PDF & Email
banner 120x600