Masa Jabatan Rektor IAIN Batusangkar Diperpanjang

  • Bagikan
banner 468x60

Batusangkar, jurnalminang.com. Masa jabatan rektor IAIN Batusangkar yang dijabat oleh Dr.Kasmuri, MA diperpanjang oleh Menteri Agama RI melalui SK Mentri Agama RI No.016149/M.II/3/2020 tertanggal 27 April 2020 dan mulai berlaku pada hari ini Selasa, 5 Mei 2020. Masa perpanjangan ini berakhir sampai terpilihnya Rektor yang baru. Sebagaimana diinformasikan bahwa masa jabatan Rektor periode sebelumnya berakhir kemaren pada tgl 4 Mei 2020. Perpanjangan masa jabatan ini karena belum selesainya proses assessment calon rektor yang baru di tingkat kementerian karena terkendala oleh wabah covid-19. Sebelumnya sudah ada 5 orang calon rektor IAIN Batusangkar yang memenuhi syarat yang sudah dikirim ke kementerian Agama RI.

Dengan diterbitkannya SK perpanjangan jabatan rektor IAIN Batusangkar ini tentu semua proses administrasi di IAIN Batusangkar bisa berjalan normal kembali karena tidak mungkin di sebuah perguruan tinggi terjadi kekosongan jabatan. Jika tidak ada rektor tentu banyak proses administrasi kampus yang terganggu apalagi yang berhubungan dengan keuangan. Siapa yang akan bertanggung jawab?

banner 336x280

Sebagaimana diketahui, Kasmuri awalnya menjabat Ketua STAIN Batusangkar periode 2012 – 2016. Namun karena perubahan status STAIN Batusangkar menjadi IAIN Batusangkar pada akhir tahun 2015 yang lalu Kasmuri langsung ditetapkan menjadi Rektor IAIN Batusangkar periode 2016-2020. Kini, diperpanjang lagi masa jabatannya.

Melihat fenomena ini beberapa orang dosen IAIN Batusangkar dimintai pendapatnya oleh media ini. Ada yang mengatakan bahwa ini adalah proses yang biasa saja. Karena jabatan rektor itu adalah hak prerogatif Menteri Agama. Namun ada juga yang berpendapat berbeda. “Kasmuri adalah orang yang paling beruntung dalam hal jabatan. Betapa tidak, sebelumnya pernah menjadi Ketua STIE Syariah Bengkalis. Kemudian lanjut menjadi ketua STAIN Batusangkar, setelah itu menjadi Rektor IAIN Batusangkar. Dapat perpanjangan lagi menjadi Rektor IAIN Batusangkar. Nikmat manalagi yang akan engkau dustakan” seloroh salah seorang dosen yabg tidak mau disebutkan namanya.

Baca Juga :  Menyusuri Jejak Rumah Nenek Mega di Indrapura

Secara managemen memang Kasmuri memiliki keunggulan dari Ketua-Ketua STAIN Batusangkar sebelumnya. Betapa tidak, perubahan status STAIN Batusangkar menjadi IAIN Batusangkar berhasil di tangan beliau meskipun dua orang ketua STAIN Batusangkar sebelumnya sudah berjuang pula. Sertifikat akreditasi ‘A’ di berbagai program studi “bermunculan” di zaman Kasmuri memimpin pula. Bukti nyata ini tentu harus diakui dan tidak ada yang bisa membantah. “Beliau tidak banyak berkoar koar seperti pejabat-pejabat sebelumnya yang banyak retorika saja” ujar salah seorang alumni IAIN Batusangkar.

Harapan publik Tanah Datar adalah cepat terpilihnya Rektor yang baru yang bisa membawa perubahan dan pengembangan kampus IAIN Batusangkar menjadi lebih baik kedepannya karena IAIN Batusangkar adalah kampus kebanggaan bagi masyarakat Tanah Datar. “Semoga rektor IAIN Batusangkar yang terpilih nanti adalah seorang pribadi yang profesional, bisa membangun network dengan berbagai pihak, mau menerima masukan dari pihak lain, tidak arogan dengan jabatan dan keilmuannya sendiri” ujar salah seorang anggota DPRD Tanah Datar ketika dimintai pandangannya tentang IAIN Batusangkar. (IMB).

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan