News Pendidikan

Manfaat MGMP Bagi Guru Bahasa

Tanah Datar, JurnalMinang.com. Keberadaan Majelis Guru Mata Pelajaran (MGMP) di berbagai daerah mulai dari provinsi, kabupaten sampai ke kecamatan hendaknya dapat memberikan manfaat bagi guru yang tergabung dalam MGMP tersebut. Begitu juga halnya dengan MGMP Bahasa Inggris yang ada di kabupaten Tanah Datar. Untuk mengungkap manfaat MGMP bagi guru bahasa Inggris ini seorang peneliti Hidayatul Hasanah dari jurusan Pendidikan Bahasa Inggris di IAIN Batusangkar melakukan riset kualitatif di MGMP kec. Pariangan. Hasil penelitian ini disampaikan pada ujian munaqasah, Sabtu 11 Juli 2020 secara daring. Pembahas penelitian ini adalah Dr.Sirajul Munir. M.Pd dan Dr (cand) Irwan Malin Basa, M.Pd.

Peneliti mengungkapkan bahwa ada 13 manfaat dari MGMP ini bagi guru. Beberapa diantaranya adalah pertama, untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mengembangkan RPP. Kedua, guru dapat meningkatkan kemampuan strategi mengajar dan mengembangkan media ajar. Ketiga, membangun hubungan kerjasama antar sesama guru untuk saling berbagi informasi. Keempat, meningkatkan motivasi guru untuk mengajar dan berkarya dalam hal pendidikan dan pengajaran bahasa Inggris.

Irwan Malin Basa memberikan rekomendasi agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kab. Tanah Datar selalu mendorong seluruh guru di Tanah Datar untuk dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan MGMP ini. “Jangan dijadikan MGMP sebagai ajang kumpul-kumpul tanpa arah apalagi menjadikan MGMP sebagai alasan untuk mencari kesempatan libur mengajar” jelas Irwan Malin Basa. Sementara itu, Sirajul Munir yang juga Dekan FTIK IAIN Batusangkar menyebut bahwa MGMP ini adalah wadah untuk saling berbagi antar sesama guru bahasa Inggris untuk meningkatkan kompetensi mengajar.

Hendaknya penelitian terkait MGMP ini didukung oleh dinas terkait sehingga persoalan-persoalan guru bisa teratasi. “Salah satu tujuan pemberian sertifikasi bagi guru adalah untuk meningkatkan skill guru, bukan untuk keperluan konsumtif saja” tambah Irwan Malin Basa. Pemerintah sudah berupaya meningkatkan kesejahteraan guru tetapi guru masih banyak yang tidak serius mengikuti kegiatan di MGMP ini.

Kedepan hendaknya seluruh MGMP harus saling berpacu untuk membuat terobosan terobosan pengajaran sehingga tujuan pengajaran bisa tercapai dengan baik. Di sisi lain, guru harus memiliki kesadaran untuk meningkatkan skill mereka karena kemajuan teknologi dan informasi tentang pendidikan dan pengajaran berkembang dengan cepat. Jika guru tidak mengikutinya maka guru tersebut akan ketinggalan. Tidak ada alasan bahwa “saya sudah tua, saya tidak mampu” dan berbagai alasan lainnya untuk tidak mengikuti kegiatan MGMP. (Red/jm).

Related posts

Kader PKS Bekerjasama dengan Satgas Covid-19 “Sterilkan” Mesjid Ishlah Pariangan

Admin Jurnal Minang

Mengandalkan Koalisi Rakyat, FN Serahkan Berkas Independent

Admin Jurnal Minang

Bupati Irfendi Arbi Langsung Bantu Usman Kursi Roda

Admin Jurnal Minang

Leave a Comment