News  

Kuasa Hukum RF: Pimpinan PT.Rical Bersaudara Harus Juga Didakwa!

Muhammad Yuner, SH. MH, Advokat dari LBH Pusako selaku Kuasa Hukum dari Terdakwa RF telah menyampaikan Eksepsi / Keberatan atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang disampaikan pada sidang  di Pengadilan Negeri Batusangkar hari Selasa, 28 September 2021.

Dalam eksepsinya Muhammad Yuner, SH. MH menyampaikan dua hal bahwa perkara tersebut Ne Bis in Idem dan surat dakwaan tidak cermat.

“Bahwa Terdakwa telah pernah didakwa dalam kasus yang sama dan telah dijatuhi hukuman 7 (tujuh) bulan penjara. Selain itu kami menganggap bahwa dakwaan Sdr. JPU belum memenuhi persyaratan yang dimaksud oleh Undang-Undang baik dari segi formil maupun dari segi materilnya. Bahwa Terdakwa telah didakwa dengan perkara dan substansi yang sama yaitu Terdakwa selaku Marketing PT. Rical Bersaudara atau Aldi Residence yang memakai uang konsumen disebabkan karena perusahaan tidak membayarkan uang bonus hasil penjualan yang dilakukan Terdakwa yang telah memasarkan ratusan unit rumah yang mencakup wilayah Batusangkar, Dharmasraya dan Padang. Begitu juga bonus berupa uang umrah yang dijanjikan kepada Terdakwa juga tidak dibayarkan oleh Perusahaan”, ujar Muhammad Yuner, SH. MH.

Selanjutnya diterangkan:”Jika dakwaan saat ini menyangkut dakwaan penipuan, maka kami juga melihat tidak tergambar dalam surat dakwaan JPU perihal unsur-unsur penipuannya. Terdakwa hanya seorang marketing yang ditugaskan memasarkan unit perumahan yang dibuat oleh developer. Ada atau tidak jadi dibangunnya rumah yang ditawarkan adalah tanggung jawab Perusahaan, bukan dibebankan kepada Terdakwa sehingga perusahaan juga harus bertanggung jawab terhadap apa yang dijanjikan perusahaan bukan menjadi tanggung jawab terdakwa an sich.”

Oleh karena itu agar terangnya masalah ini maka pimpinan PT. Rical Bersaudara harus juga didakwa dalam perkara ini, karena merupakan intellectual dader dalam perkara ini dan tidak bisa lepas tangan” tutur Muhammad Yuner, SH. MH.

Baca Juga :  Duka Lapangan Cindua Mato di Hari Nan Fitri

Saat penyidikan diinformasikan bahwa pelapor dalam perkara ini adalah 8 (delapan) orang dan ternyata pelapornya hanya 1 (satu) orang saja sebagaimana dalam dakwaan JPU.

“Terdakwa hanya korban dari mismanajemen dan amburadulnya administrasi perusahaan yang dikelola oleh H alias KSG dengan mengorbankan karyawan seorang perempuan yang lemah dan tidak punya pilihan dan cenderung eksploitatif yang tidak patut dijadikan korban” tutur Muhammad Yuner, SH. MH, Kuasa Hukum RF yang juga merupakan Direktur LBH Pusako. (MI/Red.Jm).

Print Friendly, PDF & Email
banner 120x600