KTNA Tanah Datar Gelar Sarasehan, Bupati dan Ketua KTNA Provinsi Hadiri Langsung

Batusangkar-Jurnal Minang.com. News&Web TV. Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Tanah Datar laksanakan sarasehan atau workshop tingkat Kabupaten Tanah Datar di Aula Islamic Center Komplek Kantor Bupati Tanah Datar dan resmi dibuka Bupati Eka Putra, SE, MM, Rabu (07/12).

Ketua KTNA Tanah Datar Dekminil Dt. Sinaro Gunuang, dalam laporannya menyampaikan jika KTNA ini sebagai lembaga independen bersifat sosial ekonomi yang tumbuh dalam masyarakat terendah dan independen yang lahir pada tanggal 12 Desember 1971 di Jawa Barat.

Dikatakan Dekminil, Sarasehan tingkat Kabupaten Tanah Datar dengan tema, “Mengoptimalkan Penggunaan Pupuk Organik Dalam Menghadapi Kelangkaan dan Mahalnya Harga Pupuk Kimia” tersebut juga sebagai forum konsolidasi dan dialoq antara kelompok KTNA dengan pemerintah untuk menghasilkan kesepakatan, memecahkan masalah dan selanjutnya dihadapi bersama-sama.

“Tujuan sarasehan ini adalah untuk membicarakan, mengkoordinasikan, memusyawarahkan dan melahirkan kesepakatan mengenai pelaksanaan program pemerintah dan kegiatan pertanian dalam upaya membangun khususnya sektor pertanian,” ujarnya.

Terkait kegiatan pertanian di Tanah Datar, Dekminil bersyukur dan sampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah dengan Program Unggulan (Progul) Bajak Gratis yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Ketua KTNA Provinsi Sumatera Barat Asnal Zakri pada kesempatan itu puji Sarasehan KTNA di Tanah Datar karena langsung dihadiri oleh Bupati Tanah Datar, ini menandakan perhatian serius Pemerintah Daerah pada sektor Pertanian.

Asnal juga kagum dengan petani Tanah Datar dengan inovasi pertanian tanpa mengolah tanah usai panen, namun batang padi usai panen dipotong lagi kemudian sawah diairi kembali, batang padi itu tumbuh kembali dan ini dikenal dengan padi salibu.

Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE, MM mengatakan jika Sektor Pertanian menjadi perhatian serius pemerintah daerah sehingga menjadi program prioritas yang menjadi misi ke-2 dalam RPJMD.

Baca Juga :  Ketua DPP HPI Kunjungi Tanah Datar, Kadis Parpora Sambut dengan Ramah

“Saat ini yang kita hadapi yaitu regenerasi petani yang lambat yakni petani milenialnya sedikit, kuota pupuk subsidi terbatas, SDM petani juga masih perlu peningkatan dan juga irigasi yang masih perlu terus dibenahi,” ucapnya.

Eka Putra berharap pada KTNA sebagai mitra Pemda untuk dapat menyukseskan progul dibidang pertanian, semangat dalam bertani, meningkatkan minat menjadi pelaku usaha tani, menjadi motivator, mediator dan berkontribusi sebagai penyuluh swadaya. (KD/Red.Jm)

Print Friendly, PDF & Email