Kota Padang Panjang Menjadi Smart City, Pemko Tanda Tangani MoU Smart City Bank

Padang Panjang, Jurnal Minang.com. News&Web TV— Dukung program pemerintah pusat maupun daerah dalam perluasan digitalisasi, Senin 17 Januari 2022, Pemerintah Kota Padang Panjang menandatangani Perjanjian Kerja Sama (MoU) Smart City Bank Negara Indonesia (BNI) dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, di Auditorium Gubernur.

Dari informasi yang berhasil dihimpun awak media Jurnalminang.com, diketahui bahwa Wali Kota, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano mengatakan, melalui program Smart City tersebut, ikut mensukkseskan program pemerintah.

“Pemko Padang Panjang akan terus berupaya dalam program Smart City ini. Tahun 2021 lalu, Padang Panjang juga terpilih sebagai kota terbaik untuk Implementasi pada Dimensi Smart Economy dalam Anugerah Smart City 2021,” ujar Wako Fadly, dilansir dari laman Facebook Kominfo Padang Panajang, Selasa (18/01).

Lebih Laanjut, ia mengungkapkan bahwa, Padang Panjang juga meraih lima penghargaan berdasarkan hasil Riset Transformasi Digital Indonesia (RTDI) dan Rating Kota Cerdas Indonesia (RKCI) 2021 dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Dengan kategori diantaranya Kota dengan Lingkungan Cerdas, Kota dengan Kesehatan Cerdas, Kota dengan Energi Cerdas, Kota Tangguh (Resilience City), dan Kota Menuju Cerdas Paripurna.

Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan oleh Kepala Dinas Perumahan, Pemukiman dan Lingkungan Hidup, Alvi Sena, M.T dan Kepala Dinas Perhubungan, Arkes Refagus, S.Sos yang langsung disaksikan Wako Fadly dan Wakil Gubernur, Dr. Audy Joinaldy, S.Pt, M.Sc, MM, IPM, ASEAN.Eng.

Wagub Sumbar Audy dalam kesempatanya mengatakan, salah satu program unggulan Sumbar ialah, transformasi digital.

“Perkembangan digital yang sangat cepat, tentunya harus diiringi untuk menyesuaikan atau mengadaptasikan dengan apa yang ada, dan membuat Sumbar ini menjadi Smart City. Kita harus saling kolaborasi untuk Sumatera Barat yang sejahtera,” tutur Audy.

Baca Juga :  BAN PT Lakukan Asesmen terhadap Kampus IAIN Batusangkar Menuju Unggul

Dalam rangka Smart City ini, ada enam konsep utama di Sumbar yang akan diaplikasikan. Yaitu Smart Government, Smart Infrastructure, Smart Economy, Smart Environment, Smart Society, dan Smart People.

Sementara Direktur Bank Sampah KLHK, Nofrizal Tahar dalam sambutannya mengatakan, pengelolaan sampah pada umumnya masih menggunakan sistem landfill atau TPA, yang mana akan banyak menimbulkan emisi gas karbon.

“Ke depannya kita memiliki visi pengelolaan sampai less TPA. Apa yang dilakukan BNI ini, dengan mendorong gerakan Bank Sampah yang akan mengurangi sampah ke TPA, ini menjadi bagian terpenting bagi upaya kita dalam menyelesaikan persoalan sampah dan menurunkan emisi gas efek rumah kaca,” ujarnya.

Pada pertemuan tersebut, Direktur Layanan dan Jaringan BNI, Ronny Venir juga menyebutkan, BNI juga sudah melakukan program menabung dengan sampah di berbagai sekolah-sekolah di provinsi lain.

“Sekolah SMA, SMP maupun SD lain sudah melakukan program ini. Dengan membawa sampah ke sekolah. Terdapat agen 46 namanya dari koperasi sekolah. Membawa sampah ke sekolah lalu ditimbang dan uangnya masuk ke rekening BNI masing-masing anak. Kita berharap di Sumbar ini juga bisa melakukan program ini dan juga mewujudkan program less TPA,” ucap Ronny.

Sedangkan Deputi Bidang Pelatihan dan Pengembangan BKKBN, M. Rizal Martua Damanik mengucapkan selamat dan menyambut baik program Sumbar Madani To Digital BNI Smart City dengan Pemprov Sumbar.

“Ini merupakan implementasi dari apa yang sudah dicanangkan presiden untuk mendigitalisasi pelayanan ke masyarakat dan fasilitas-fasilitas lain. Kami mendapatkan amanah di awal tahun ini ntuk melaksanakan program percepatan penuruan angka stunting. Untuk sekarang berada pada angka stunting 24,4% dengan batas 20% dan khusus untuk Sumbar berada pada angka 23,4%,” ungkap Rizal.

Baca Juga :  Kuasa Hukum RF: Pimpinan PT.Rical Bersaudara Harus Juga Didakwa!

Selain Kota Padang Panjang juga terdapat enam kabupaten/kota yang juga menandatangani kerja sama. Di antaranya Kota Bukittinggi, Sawahlunto, Padang, Kota Payakumbuh dan Kabupaten Agam. (SZ/Red.Jm).

Print Friendly, PDF & Email
banner 120x600