Kadis Dikbud Riswandi, M.Pd Dukung Perjuangan Tim dan Maestro WBTBI Tanah Datar

Padang, Jurnalminang.com. News&Web TV. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Tanah Datar Riswandi, S.Pd., M.Pd mendukung penuh upaya tim dan maestro budaya dari Kab. Tanah Datar untuk memperoleh pengakuan WBTBI. Dukungan tersebut dibuktikan dengan kehadirannya langsung di Kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Sumbar, Kamis, 28 Oktober 2021.

Sidang penetapan Warisan Budaya Tak Benda Indonesia untuk provinsi Sumatera Barat dilaksanakan hari ini secara zoom meeting dengan tim ahli WBTBI dari Kemendikbudristekdikti RI.

Seluruh maestro budaya menampilkan karya budaya yang diusulkan. Dari Tanah Datar ada tiga karya budaya yang lolos yaitu Talempong Pacik, Bansi dan Kawa Daun Pariangan.

“semoga ketiga karya budaya dari Tanah Datar ini ditetapkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia dan diakui secara nasional” harap Riswandi.

Selain Kadis Dikbud Tanah Datar, hadir juga Kabid Kebudayaan Abrar Mukhlis, SE dan Kasi Kesenian Zul Afwan, S.Sn serta Kasi Sejarah dan Tradisi Masrizal.

Ketiga maestro karya budaya tersebut yaitu Aswardi Sutan Tumangguang, Nazirwan Gindo Malano serta Irwan Malin Basa juga hadir. Mereka menampilkan kebolehannya masing masing di hadapan para dewan juri dan tim ahli dari pusat.

Selama ini Tanah Datar baru memiliki 4 sertifikat WBTBI yaitu: 1) salawat dulang, 2) songket pandai Sikek, 3) rumah gadang, 4) pacu Jawi. Jika ketiga karya budaya yang diusulkan tahun ini lolos ketiganya, maka Tanah Datar akan memiliki 7 sertifikat WBTBI.

Pada akhir sidang WBTBI ini, Kepala BPNB Sumbar Undri, M.Si menyampaikan harapannya agar setelah memperoleh sertifikat WBTBI nanti, agar pemerintah daerah lebih fokus untuk melestarikan karya budaya yang sudah diakui ini. (Red.Jm).

Print Friendly, PDF & Email
banner 120x600