Himbauan BMKG Terkait Erupsi Gunung Marapi

IMG 20230108 WA0000
IMG 20230108 WA0000

Batusangkar, Jurnal Minang.vom. News&Web TV. Sekretaris Dinas Kominfo Tanah Datar Lovelly Harman minta kepada masyarakat Tanah Datar mematuhi himbauan BMKG terkait erupsi Gunung Marapi.
Gunungapi Marapi secara administratif terletak ke dalam wilayah Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat dan diamati secara visual dan instrumental dari Pos Pengamatan Gunungapi (PGA) yang berada di Jl. Prof. Hazairin no 168 Kota Bukittinggi, Provinsi Sumatera Barat.

Aktivitas vulkanik Gunung Marapi berfluktuasi sejak Januari 2022, dan tingkat aktivitas adalah Level II (WASPADA) sejak 3 Agustus 2011.

Sesuai informasi yang disampaikan BMKG Kami sampaikan perkembangan terakhir aktivitas Gunung Marapi hingga 07 Januari 2023 pukul 08.00 WIB sebagai berikut :

1) Terjadi Erupsi eksplosif pada tanggal 07 januari 2023, pukul 06.11 WIB dengan tinggi kolom abu 300 meter di atas puncak, ancaman bahaya untuk saat ini berupa erupsi abu disertai lontaran material/pasir yang berpotensi melanda wilayah dengan radius 3 km dari pusat erupsi Kawah Verbeek.

2) Erupsi ini diawali oleh peningkatan Gempa Vulkanik Dalam pada tanggal 25 Desember 2022 yang terekam sebanyak 13 kali dan terjadinya inflasi pada data tiltmeter stasiun puncak.
3) Data kegempaan sejak tanggal 26 Desember 2022 hingga 6 Januari 2023 terekam 11 kali Gempa Hembusan, 9 kali Gempa Tornillo, 3 kali Gempa Vulkanik Dangkal, 10 kali Gempa Vulkanik Dalam, dan 30 kali Gempa Tektonik Lokal.

Berdasarkan hasil pengamatan, analisis data visual maupun instrumental hingga tanggal 07 Januari 2023 pukul 08.00 WIB, maka tingkat aktivitas Gunung Marapi masih tetap pada Level II (Waspada).
Rekomendasi pada tingkat aktivitas Level ll (Waspada) ini adalah:

  1. Masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan Pengunjung/ Wisatawan agar tidak melakukan aktifitas/mendekati Gunung Marapi pada radius 3 Km dari Kawah/Puncak, mengingat kawah sebagai pusat letusan dan sumber keluarnya gas-gas vulkanik yang dapat membahayakan bagi kehidupan.
  2. Masyarakat yang ada disekitar Gunung Marapi diharapkan tetap tenang tidak terpancing isu-isu tentang letusan Gunung Marapi, harap selalu berkoordinasi dengan PVMBG dan mengikuti arahan dari Pemerintah Daerah setempat,ujar Lovelly Harman.
Baca Juga :  Olimpiade Sosiologi Digelar di SMAN 1 Sungayang, Antusias Peserta Membludak

Pada saat erupsi ada beberapa pendaki di Gunung Marapi namun sampai berita ini diturunkan sudah diperoleh informasi bahwa semua pendaki sudah turun.

Penulis: Kasdi Ray
Editor: Redaksi Jurnal Minang
Print Friendly, PDF & Email