News

Hendri Arnis dan Edi Arman Sepakat Berkoalisi

Tanah Datar, Jurnal Minang.com. Pilkada Tanah Datar semakin tak dapat ditebak siapa akan berpasangan dengan siapa. Menjelang detik detik akhir pendaftaran Balonbup ke KPU nanti masih ada muncul pasangan baru yang tak disangka namun berpotensi untuk menjadi kuda hitam yang kuat. Siapa lagi kalau bukan Hendri Arnis dan Edi Arman. Pasangan ini adalah koalisi yang sangat logis baik secara politik, dukungan partai, peta geopolitik, pengalaman dan finansial. Paket super lengkap.

Hendri Arnis adalah mantan wakil bupati Tanah Datar dan mantan walikota Padang Panjang. Sukses tanpa cela dan bertabur prestasi ketika memimpin kedua wilayah tersebut. Dia berasal dari X Koto yang merupakan pemilih terbanyak dari wilayah Barat. Sementara Edi Arman adalah mantan birokrat berpengalaman, memiliki basis masa yang jelas, Ketua Partai Gerindra Tanah Datar yang merupakan partai pemenang pemilu tahun lalu di Tanah Datar dengan raihan 6 kursi. Patut diperhitungkan bagi pesaing lain. Di Pilkada th 2015 yang lalu Edi Arman berpasangan dengan Taufiq Idris dan memperoleh suara terbanyak kedua di saat itu.

Kedua orang hebat ini sepakat untuk berkoalisi pada pilkada Tanah Datar th 2020 ini dan akan diusung oleh partai Gerindra (6 kursi) dan rencananya PDIP (2 kursi). Cukup sudah syarat untuk mendaftar karena untuk Tanah Datar hanya butuh 7 kursi. Kini koalisi ini semakin intens mematangkan draft draft koalisi untuk menghadapi pilkada nanti. Dari segi kepartaian pasangan ini didukung oleh partai penguasa yaitu partai Gerindra dan PDIP. Secara nasional penguasa secara umum adalah PDIP. Di Sumatra Barat dan Tanah Datar sendiri pemenang pemilu adalah Gerindra.

“ini adalah keuntungan besar dan nilai plus tersendiri bagi pasangan ini. Jika penguasa serius membantu pasangan ini maka sangat besar potensi kemenangannya” menurut Novi Budiman yang merupakan Direktur Pusat Kajian Politik Studia Politika. Tentu banyak pihak berharap agar pasangan ini bisa benar benar berkoalisi nantinya. Ini adalah pasangan yang ideal yaitu gabungan antara Hendri Arnis (Politisi & pengusaha) dengan Edi Arman (politisi & mantan birokrat). Pembangunan di Tanah Datar akan bisa berjalan dengan baik nantinya jika mereka menang sebab kedua orang ini adalah “golden boy” penguasa.

Akankah pasangan ini akan mendaftar nantinya ke KPU? Hanya waktu yang bisa menjawabnya nanti. Sebab untuk tampil dalam kontestasi pilkada butuh perencanaan dan perhitungan yang matang. Bak kata pepatah “jika Anda gagal membuat perencanaan berarti Anda sedang merencanakan kegagalan”. Jalan politik menuju bupati itu memang berliku dan penuh dinamika. Ditunggu saja endingnya. (Heru/red.jm).

Related posts

IAIN BATUSANGKAR JALIN KERJASAMA DENGAN LEMBAGA SURVEY INDONESIA (LSI)

Admin Jurnal Minang

Jalankan Tahapan Pilkada, Seluruh Petugas Bawaslu Ikuti Rapid Test

Admin Jurnal Minang

Tim Gugus Penanganan Covid Kunjungi IAIN Batusangkar

Admin Jurnal Minang

Leave a Comment