FGD Pengembangan Istano Basa Pagaruyung Digelar, Master Plan Perlu Direview

Tanah Datar, Jurnal Minang.com. News&Web TV. Kepala Dinas Pariwisata Sumatera Barat mengatakan, Istano Basa Pagaruyung merupakan objek wisata unggulan Sumatera Barat, oleh sebab itu diperlukan pengembangan, tahun 2007 sudah ada master plan, berarti sudah 15 tahun dan perlu review.

Demikian dikatakan kadis Pariwisata Sumatera Barat yang diwakili Kabid Destinasi Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat Drs. Doni Hendra, MM, Jumat, 24/6 2022 di hotel Emersia pada kegiatan FGD (Focus Group Disscussion) Istano Basa Pagaruyung yang dihadiri Kadis Parpora Tanah Datar Hendri Agung Indrianto, serta undangan lainnya.

Dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah provinsi Sumatera Barat tahun 2021-2026 mempunyai visi menjadi Provinsi terkemuka berbasis sumber daya manusia agamais pada tahun 2026.
Dalam RPJP Tanah Datar bakal diwujudkan sebagai pusat budaya Minangkabau yang maju, sejahtera dan berkeadilan.

Berdasarkan SK Gubernur tgl 22 Juli 2021 menetapkan Istano Basa Pagaruyung sebagai daerah tujuan wisata unggulan Provinsi Sumatera Barat. Kunjungan wisatawan yang berkunjung ke Istano Basa Pagaruyung tahun 2021 sejumlah 238 ribu lebih. Sebelumnya Istano Basa Pagaruyung hanya memiliki luas 14 ha, kini telah mempunyai luas 16 ha lebih dan dilengkapi dengan bumi perkemahan, areal parkir 2 unit, jenjang 1000, kios dan lahan kosong.

Bupati Tanah Datar yang diwakili Asisten Ekobang Abdul Hakim ketika membuka acara FGD mengatakan, pihaknya berharap orang yang berkunjung ke Istano Basa Pagaruyung jangan hanya 2 jam, namun diharapkan bisa lebih lama, karena itu diperlukan keterpaduan semua pihak agar wisatawan betah berlama-lama, katanya.

Beberapa waktu yang lalu ada keluhan dari masyarakat tentang perubahan akses masuk ke Istano Basa, kesempatan untuk berjualan dan bekerja, dsb. Ini akan menjadi perhatian serius pula bagi pemerintah. (KD/Red.Jm)

Print Friendly, PDF & Email
banner 120x600