Dedi Rahmanto Putra Bantah Tudingan Sebagai Pemecah Suara

  • Bagikan
banner 468x60

Painan, Jurnalminang.Com. News&Web TV. Kini sedang berkembang isu di masyarakat Pesisir Selatan yang menyebutkan bahwa Paslon No Urut 3 merupakan “Paslon Pemecah Suara” bagi Paslon dari kalangan incumbent yang sedang berlaga di Pilkada Pessel.

Seperti yang diketahui bersama bahwa Pilkada Pessel diikuti oleh 3 pasang calon, dimana 2 dari 3 Paslon tersebut berasal dari kalangan incumbent. Hendrajoni merupakan Bupati yang sedang menjabat dan Rusma Yul Anwar merupakan Wakil Bupati yang sedang menjabat. Disisi lain Paslon No Urut 3 adalah Dedi Rahmanto Putra yang merupakan mantan Ketua DPRD Pessel Periode 2014-2019 yang lalu.

banner 336x280

Atas realitas tersebut, saat ini santer beredar kabar bahwa Paslon no Urut 3 Dedi Rahmanto Putra dituding sebagai Paslon Pemecah Suara yang konon dipasang untuk memecah suara salah satu paslon incumbent yang sedang berlaga di Pilkada Pessel.

Saat media Jurnalminang.com ini mengkonfirmasi kepada Cabup Dedi soal isu-isu negatif yang sedang beredar saat ini beliau dengan tegas membantah. “Saya membantah isu tersebut, tidak benar kami Paslon No Urut 3 merupakan Paslon Boneka yang dipasang untuk menggembosi suara Paslon incumbent. Itu berita bohong yang sengaja disebarkan oleh pihak pihak tertentu untuk menjatuhkan kredibilitas Paslon No 3..”, bantah beliau.

Dedi melanjutkan, “Paslon No Urut 3 didukung oleh 16 Kursi di DPRD dari 5 partai, yang merupakan Paslon dengan dukungan kursi DPRD terbanyak yang mengikuti Pilkada saat ini. Selain itu Paslon No Urut 3 didukung oleh Partai-Partai senior seperti Golkar, PPP, PDI Perjuangan, PKB dan Hanura. Tidak mungkin Partai-Partai besar ini mendukung kami jika track record dan target serta tujuan kami tidak jelas”, ungkap Dedi dengan serius.

Dedi juga menambahkan, “Masyarakat Pessel diharapkan dapat melihat persoalan ini secara jernih, dengan dukungan kursi terbanyak dan dukungan dari Partai Partai besar, maka dapat dilihat keseriusan kami untuk maju dan bersaing dalam Pilkada Pessel kali ini. Kami harapkan agar semua isu-isu negatif soal keikutsertaan kami segera diakhiri, bersainglah secara fair, rebut dukungan dengan menawarkan visi dan misi serta program yang bermanfaat kepada masyarakat, jangan gunakan cara-cara yang tidak etis.”

Baca Juga :  Ferizal Ridwan - Nurkhalis memenuhi syarat Perorangan

Di tempat terpisah, Media Jurnalminang.com mencoba meminta keterangan kepada salah seorang Petinggi DPD Partai PDI Perjuangan Sumatera Barat, Dian Ihkwan, mengenai merebaknya isu tersebut. Dian mengatakan isu bahwa Paslon No Urut 3 yang didukung oleh Partai PDI Perjuangan adalah Paslon Boneka adalah Kabar Bohong alias Hoax. “PDI Perjuangan adalah partai berkuasa saat ini yang menjadi Pemenang Pemilu, kami memilih saudara Dedi Rahmanto Putra sebagai calon bupati yang kami dukung penuh di Pilkada Pessel karena melihat keseriusan beliau membangun Kabupaten Pesisir Selatan saat ini, dan kami melihat konsistensi beliau dari semenjak beliau berkiprah sebagai ketua DPRD Pessel periode yang lalu.”

Dian bersemangat menjelaskan, “Dengan dukungan dari PDI Perjuangan sebagai partai besar bersama partai-partai besar nasional lainnya, seharusnya masyarakat Pessel mendukung Paslon No Urut 3 karena paslon ini jika diberi amanah memimpin Pessel nanti komunikasi Pemda Pessel dan Pemerintah Pusat akan lebih lancar dan Pemda Pessel akan mampu mendatangkan lebih banyak lagi anggaran pusat untuk pembangunan Pessel kedepan.”

Walaupun isu ini ditebar oleh pihak tertentu tetapi masyarakat Pessel sudah cerdas menentukan pilihan. Tidak banyak yang akan terpengaruh malah sebaliknya isu ini semakin meningkatkan popularitas dan elektabilitas Dedi Rahmanto Putra. (Red/JM).

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan