Ekonomi Kecamatan Lima Kaum

Bisnis Car Wash tetap Ramai di Hari Raya

Tanah Datar, Jurnalminang.com. Salah satu usaha atau bisnis yang selalu ramai di hari raya ataupun hari libur adalah bisnis car wash atau cucian kendaraan. Menurut pantauan media ini di sekitar Batusangkar hampir seluruh car wash dipenuhi pelanggan pada hari Sabtu, 1 Agustus 2020 yang notabene adalah hari kedua lebaran idul Adha 1441 H. Padahal susana kantor pemerintah dan instansi lain masih libur. Usaha cucian mobil ini adalah usaha yang cukup potensial karena pencucian kendaraan sudah menjadi kebutuhan bagi pemilik kendaraan. Setidaknya sekali seminggu atau dua kali seminggu kendaraan mesti dicuci apalagi kalau sudah terkena lumpur dan hujan yang memang tidak bisa diprediksi kapan datangnya.

Usaha cucian ini bisa dijalankan dalam berbagai kondisi dan modal yang tidak terlalu banyak. Namun ada juga yang sudah mengelolanya dengan fasilitas modern seperti memakai hidrolik, water steam dan spreading foam. Untuk kondisi yang sederhana cukup hanya dengan tempat berukuran 4 x 5 M. Ada sumber air yang selalu mengalir dan ada riol pembuangan air. Tetapi kalau untuk cucian yang bagus tentu butuh alat dan tempat yang mencukupi pula.

Tarif mencuci kendaraan bisa bervariasi. Untuk kendaraan roda dua misalnya, ada yang mematok tarif Rp. 15.000. sd Rp.25.000 untuk sekali cuci. Sedangkan untuk kendaraan roda empat tarifnya berkisar Rp.30.000 sd Rp.50.000 untuk sekali pencucian. Jika sebuah usaha cucian bisa mendapatkan lima unit kendaraan roda empat setiap hari tentu sudah bisa menghasilkan Rp.250.000 perhari. Jika biaya operasionalnya umpamanya 50 persen dari biaya layanan tentu sudah bisa menghasilkan sebesar Rp. 125.000 perhari.

Disamping memperoleh keuntungan yang menggiurkan usaha ini juga menyerap beberapa orang tenaga kerja untuk mencuci kendaraan. Bicara soal pajak, sepertinya usaha ini tidak perlu perizinan khusus sehingga tidak ada pajak tahunan atau bulanan yang mesti dikeluarkan. Resiko usaha ini hanya kecelakaan kerja karena ketidak hati hatian pekerja sehingga menimbulkan kerusakan pada kendaraan yang sedang dicuci. Tentu pengelola harus memiliki SOP yang jekas dan kontrol yang ketat terhadap seluruh pekerja. Mengapa tidak dicoba? (Red.Jm).

Related posts

BMT Almabruk IAIN Batusangkar Tetap Eksis di Tengah Corona

Admin Jurnal Minang

IAIN Batusangkar dan OK OCE Bahas Ekonomi Islam

Admin Jurnal Minang

AMPTD Ormas yang Mulai Eksis dan Diperhitungkan

Admin Jurnal Minang

Leave a Comment