Alumni IAIN Batusangkar Raih Rekor MURI

  • Bagikan
banner 468x60

Tanah Datar, JurnalMinang.Com. Salah sorang alumni IAIN Batusangkar Tarmizi, S.PdI., MA, CHt., CI., CT, meraih pencapaian yang luar biasa dalam bidang motivator kewirausahaan. Dengan capaian tersebut Museum Rekor Indonesia (MURI) memberikan penghargaan kepada Tarmizi.

Hal ini disambut positif oleh Rektor IAIN Batusangkar Dr. Marjoni Imamora, M.Sc. dan Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan dan Kerjsama Dr. Sirajul Munir, M.Pd. Kedua pimpinan IAIN Batusangkar tersebut memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada Tarmizi.

banner 336x280

Tarmizi adalah seorang Motivator, Trainer dan Inspirator yang telah berpengalaman mulai tahun 2007. Dia Juga merupakan lulusan Jurusan Bimbingan Konseling (BK) pada Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) STAIN Batusangkar pada tahun 2008.
Rektor dan Seluruh civitas akademika merasa bangga dan juga mengucapkan selamat kepada Tarmizi yang telah menerima pengahargaan ini. Secara tidak langsung Tarmizi telah membesarkan nama IAIN Batusangkar. Semoga penghargaan seperti ini bisa menjadi inspirasi bagi para alumni-alumni maupun calon alumni yang lain.

Di kesempatan itu Marjoni juga menyampaikan pesan, dalam waktu dekat ini kita IAIN Batusangkar akan alih status dari IAIN Batusangkar ke UIN Batusangkar, ini tentu harapan kita bersama baik dari Civitas akademika maupun para alumni yang telah bersebar di seluruh Indonesia.
Sementara itu wakil Rektor III juga sampaikan ucapan selamat dan terimakasih kepada Tarmizi yang telah memotivasi mahasiswa IAIN Batusangkar dari berbagai kegiatan sebelumnya. Ini membuktikan betapa besarnya peran alumni terhadap almamaternya, dan ini sebagai cambuk bagi mahasiswa IAIN Batusangkar.

Pada kesempatan tersebut Tarmizi menyampaikan terimakasih kepada seluruh Keluarga besar IAIN Batusangkar karena kampus ini yang mengantarkan Tarmizi bisa seperti ini. Semasa kuliah di STAIN Batusangkar pada tahun 2004 sebelum alih status ke IAIN Batusangkar, beliau aktif dengan berbagai macam kegiatan dalam organisasi kampus maupun diluar kampus, seperti mengikuti berbagai pelatihan-pelatihan pengembangan diri. Pada Akhirnya beliau mendapat kesempatan dari kampus untuk mengikuti training ESQ 165 di UPI YPTK Padang tahun 2006.

Baca Juga :  Bolehkah KPU Tanah Datar Dianggap Gagal?

Dengan berbagai macam pertimbangan, akhirnya beliu memutuskan untuk membuat lembaga training yang bernama BTC Indonesia pada tahun 2007. “Dari ketekunan inilah saya melakukan training dengan segenap kemampuan dan pengalaman yang didapatkan dari Dosen IAIN Batusangkar, dimulai dari oraganisai kampus, masuk ke masjid, panti asuhan, sekolah dan permintaan training semakin meningkat bahkan melalang buana ke seluruh kabupaten/kota di Sumatera Barat dan Indonesia” ujar Tarmizi.

Dengan tingginya permintaan training dan motivasi yang terkait tentang pengembangan SDM, pendidikan, manajemen, ekonomi baik di dunia kampus maupun di perindustrian, tidak hanya Indonesia tetapi negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand.
Kemudian bergabung dengan TTR (Tour Travel Revolusi) dan mengikuti sertifikasi Trainer dan lulus menjadi peserta terbaik II dan melalang buana memberi motivasi tentang kewirausahaan. Dengan seluruh pengalaman dan penghargaan maka beliau terpilih sebagai salah satu peraih rekor MURI dari 34 Trainer di Indonesia pada tanggal 17 Agustus 2020 lalu. (Red.jm).

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan