News  

Alasan Ali Tanjung Menolak Bank Nagari Menjadi Bank Syariah

Tanah Datar, Jurnalminang.Com. News&Web TV. Ali Tanjung, SH politisi dari partai Demokrat di DPRD provinsi Sumatera Barat “menolak” konversi Bank Nagari menjadi bank syariah. Penolakan tersebut bukan tidak beralasan tetapi banyak aturan hukum yang harus diperbaiki terlebih dahulu. Pendapat tersebut dikemukakan oleh Ali Tanjung yang juga salah seorang pimpinan di komisi III DPRD Sumbar ketika berdiskusi di kampus IAIN Batusangkar beberapa hari yang lalu.

“saya bukan anti bank syariah. Tapi apakah tidak sebaiknya dibuat lagi sebuah bank syariah yang baru di Sumbar. Mengapa Bank nagari yang sudah berjalan dengan baik tersebut harus diubah menjadi bank syariah?” Ungkap Ali Tanjung dengan bijak.

Beberapa waktu belakangan ini memang ada usulan dari berbagai pihak untuk mengkonversi atau merubah Bank Nagari menjadi bank syariah. Tetapi usulan tersebut harus didukung oleh Stakeholder terkait dan salah satunya adalah dari DPRD Sumatera Barat.

“untuk merubah Bank Nagari menjadi Bank Syariah tentu seluruh Perda yang ada terkait penyetoran modal dari pemilik saham (terutama Pemprov dan Kab/Kota) harus dirubah. Sebab dahulunya ketika penyetoran modal awal, Perda nya bukan untuk bank Syariah. Jika ini tidak dilaksanakan tentu ada pelanggaran hukum penyertaan mereka modal” jelas Ali Tanjung yang juga mantan lawyers berpengalaman di Jakarta.

Ali Tanjung yang juga ketua partai Demokrat Kab. Pesisir Selatan ini dengan lantang menguraikan bagaimana alasan hukum serta konsekwensi lainnya jika Bank Nagari dirubah menjadi bank syariah tanpa kajian yang mendalam.

“kalau bicara perbankan, saya juga pernah bekerja di bank swasta di Jakarta dahulu. Saya mengerti juga seluk beluk perbankan. Ayo kita diskusi dengan berbagai sudut pandang” tantang Ali Tanjung yang juga alumni pondok pesantren Gontor ini.

Baca Juga :  Rektor IAIN Batusangkar Jalin Kerjasama dengan Pemkab Dharmasraya

“Jalan terbaik yang mesti kita tempuh adalah membuat bank syariah yang baru. Masih banyak pengusaha kita yang mau berinvestasi dalam sektor perbankan syariah ini. Saya tidak anti bank syariah, malah mendukung” tutup Ali Tanjung yang sudah banyak makan asam garam kehidupan di ibukota negara. (Red.Jm).

Print Friendly, PDF & Email
banner 120x600